Platform gantung gondola ZLP500-A dari Ihurmo adalah mesin konstruksi kerja udara inovatif yang dirancang untuk pengoperasian yang efisien dan aman pada pekerjaan plesteran, pelapisan veneer, pengecatan, pembersihan, dan pemeliharaan gedung-gedung tinggi. Platform akses gantung elektrik ini digerakkan oleh kerekan dan bergerak vertikal di sepanjang tali baja, memberikan alternatif yang fleksibel dan hemat biaya dibandingkan perancah tradisional.
Fitur dan Manfaat Utama:
- Konstruksi paduan aluminium yang ringan, 60% lebih ringan dari baja, untuk memudahkan transportasi dan pemasangan.
- Kapasitas beban terukur lebih tinggi dan kinerja anti-miring yang lebih baik dibandingkan dengan baja.
- Lapisan oksida tahan karat dan korosi pada permukaan platform kerja.
- Tampilan abu-abu perak yang elegan
- Fitur keselamatan yang ditingkatkan, termasuk teknologi pengelasan raglan untuk kekuatan yang lebih besar dan roda putar 360° untuk kemudahan pergerakan.
Sistem platform gantung gondola ZLP500-A terdiri dari lima komponen utama:
- Platform Kerja: Struktur paduan aluminium berbentuk rangka yang menopang operator dan material.
- Alat pengangkat: Rumah aluminium cor dengan puli tali baja pegas dan roda gigi cacing perunggu timah 94#
- Perangkat Keselamatan: Kunci pengaman, tali baja pengaman, flensa pembatas, perangkat pengereman elektromagnetik, perangkat pembatas kecepatan sentrifugal, perangkat penurunan kerekan manual, dan tombol berhenti darurat listrik.
- Sistem Kelistrikan: Panel kontrol yang dapat disesuaikan, soket standar internasional, dan kabel listrik berkualitas tinggi.
- Mekanisme Penggantungan: Rangka baja independen dan tali baja dengan panjang yang dapat disesuaikan untuk berbagai jenis lantai.
Ihurmo, produsen platform gondola aluminium terbesar di Tiongkok utara, menawarkan produk berkualitas tinggi dan layanan purna jual yang penuh perhatian, didukung oleh 15 tahun pengalaman produksi. Dengan memilih ZLP500, pelanggan dapat mengurangi intensitas kerja, meningkatkan efisiensi kerja, dan menurunkan biaya konstruksi hingga 28% dibandingkan dengan metode perancah tradisional.
















